Tampilkan postingan dengan label radio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label radio. Tampilkan semua postingan

27 November 2012

radio part VI


REPORTASE
Dalam melakukan reportase (…) kita harus sudah akrab betul dengan rumus 5W + 1H, yaitu yang terdiri dari who, what, where, when, why + how (arti: siapa, apa, dimana, kapan, mengapa + bagaimana)
·         who               : menjelaskan siapa saja yang ada di dalam acara yang kita liput tsb, atau bisa juga mengenai siapa pembuat acaranya, siapa bintang tamunya, dll.
·         What             : apa yang terjadi di dalam acara yang kita liput tsb.
·         Where          : dimana acara tersebut berlangsung (tempat)
·         When            : kapan acara tersebut berlangsung (hari, tanggal, waktu)
·         Why               : mengapa diadakan acara seperti itu, etc.
·         How               : bagaimana jalannya acara.
Berikut ini aku kasih skema opening dan closing sebuah reportase ya. This is it..
·         Opening:
Call sign radio, bisa ditambah dengan salam juga/ teman-teman, sekarang saya sedang ada di …(tempat)… untuk melaporkan ….(yang ingin kamu laporkan )
(kemudian berikan content reportase kamu)
·         Closing
Demikian yang dapat saya laporkan langsung dari …(lokasi mu)…
Reporter ..(nama mu).. melaporkan, dan sekarang kembali ke studio bersama ..(penyiar yang ada di studio)…
Terimakasih.

Nah, seperti itulah kira-kira skema nya, biar lebih jelas lagi, aku kasihin contoh skrip reportase ku di kelas MC Announcer ya.. this is it
Peliputan : Demo mahasiswa universitas indahwijaya
99,9 FM The real entertainment Radio/ hidup mahasiswa!/ Nah temen-temen kali ini saya sedang berada di depan gedung rektorat Universitas Indahwijaya/ untuk melaporkan secara langsung demo seluruh mahasiswa universitas Indahwijaya// Demo yang berlangsung sejak pukul tujuh pagi ini disebabkan karena mahasiswa menuntut turunnya SPP semester yang dinilai terlalu tinggi dan memberatkan// selain itu mahasiswa juga menuntut peningkatan fasilitas belajar yang lebih memadai seperti kelengkapan peralatan laboratorium// disini terlihat banyak sekali spanduk dipasang di sepajang jalanan/ di sisi kanan dan kiri lapangan rektorat juga dipenuhi spanduk-spanduk bertuliskan tuntutan-tuntutan mahasiswa// teriakan-teriakan jargon mereka juga tak kalah menambah panas suasana siang hari ini//
Demikian yang dapat saya laporkan langsung dari lapanga rektorat Universitas Indahwijaya/ reporter Hamidah elfara 99,9 FM melaporkan/ dan sekarang kembali lagi ke studio bersama Fitri//

Nah kurang lebih seperti itulah skripnya, itu skrip yang udah pernah aku coba praktekin maju di kelas. Komennya guruku sih, lumayan, yes kalo gitu its’ time for me to say… “sempurna” hahah itu mah jargon demian, its time to say “have a great try” see you di postingan selanjutnyaJ
27 november 2012

31 Oktober 2012

Opening Skrip – menjadi penyiar radio yang baik (part V)


Pada tau dong apa itu opening skrip. Yes, opening skrip adalah skrip atau naskah yang dibuat untuk pembukaan sebuah acara dalam radio. Intinya: YOU SHOULD WRITE THE WAY YOU TALK. Skrip bertujuan untuk member batasan kepada penyiar agar bicara dalam konteks acara yang dibawakan dan gak ngelantur kemana-mana. Karena biasanya, ketika sudah berada di depan mike dan mengudara, penyiar yang mayoritas suka cuap-cuap akan kehilangan control dan kendali dalam berbicara. Dia akan membicarakan apa saja yang dirasa enak diperbincangkan, nah lho, jadinya bisa belepotan kan kalo udah kehabisan kosa kata.
So MarKiMak (mari kita simak) apa aja poin dalam opening skrip:
1.       Beri tahu apa frekuensi radio mu
2.       Sebutkan nama radio
3.       Sebutkan Tag Line
4.       Jangan lupa sebutkan juga timing nya (hari, tanggal, jam)
5.       Sebutkan nama siarannya/nama program mu
6.       Kasih clue content (apa tema yang akan kita bahas selama siaran ini)
7.       Reminder (ingatkan pendengar untuk tidak ganti frekuensi radio)
Untuk tanda baca dalam sebuah skrip siaran adalah:
1.       /              = one slash untuk tanda KOMA
2.       //            = double  slash untuk tanda TITIK
3.       ///          = triple slash untuk tanda BERHENTI TOTAL
Berikut adalah contoh opening skrip beserta tanda baca nya:

99.9 FM/ The Real entertainment Radio// So welcome to the jungle of joy niners/ barengan Hami yang bakal nemenin niners semua selama dua jam kedepan// tentunya di hari ini /Minggu 31 Desember 2012//
Nah/ngomong-ngomong Sunday morning kayak gini pasti asik banget kalo olahraga kan/ menyegarkan tubuh dan melenturkan syaraf-syaraf yang tegang lah/setelah beraktifitas seminggu penuh// Sipdah/ pas banget nih/ Hami bakal kasih tips-tips olahraga ringan yang tentunya bisa menyehatkan badan kita// 
So/ jangan kemana-mana dulu/ kita kupas tuntas tema kita pagi ini/ setelah opening song yang bikin semangat kita buat berolahraga makin meledak-ledak// ini dia Ran with Bersepeda/ enjoy///

oiya, satu hal lagi yang perlu diingat guys, skrip siaran itu gak perlu panjang-panjang lho. karena guruku pernah bilang sih, siaran radio yang bagus itu penyiar ngomong maksimal 1 menit aja, banyak-banyakin lagunya dah. so, pendek yang penting berisi-berbobot-dan interest kan lebih baik daripada panjang-gak jelas- dan bikin eneg, kan?

Nah.. Have a great try :)

Siapa saja yang ikut andil dalam siaran radio? (radio part IV)


If you want to know who is behind the radio, lets watch together. 
Radio yang setiap hari berdengung-dengung dirumah atau dikamar mu itu, ternyata menyimpan banyak orang didalamnya.  Selama ini yang kita tahu hanyalah seorang penyiar radio (announcer) nya saja yang dengan setia menyapa, bercerita, dan berkicau sepanjang hari. Tapi ternyata dia tak sendirian, ada beberapa peran penting yang jika tidak ada mereka maka tidak ada juga sebuah radio berikut siarannya.
Inilah mereka:
1.       Penyiar
Tentu saja dalam sebuah radio harus ada penyiarnya bukan? Radio tanpa penyiar hanya akan memutar lagu sepanjang hari, itu juga akan sangat membosankan, bagaikan radio mati karena jika mendengarkan lagu saja itu bisa kita lakukan tanpa harus menyalakan radio .
2.       Operator/Gatekeeper
Tugasnya merekam data penelpon yang masuk dalam acara sebuah radio. Mungkin yang sering kita lihat juga di televisi ketika sebuah acara tebak berhadiah. Seorang operator bertugas mencatat data diri beserta alamat lengkap penelpon untuk mengantarkan hadiah, karena biasanya penyiar hanya akan menanyakan kota asal nya si penelpon saja.
3.       Produser
Bertugas menyiapkan skrip siaran, agar penyiar bicara sesuai dengan tema acara. Mungkin untuk penyiar yang sudah terbiasa tanpa skrip, produser hanya akan menyiapkan garis besar dari tema yang akan dibahas atau bisa disebut kerangka.
4.       Pendengar
Nah, radio tanpa pendengar namanya radio apa? Radio luar angkasa kali ya? :P
Jelas, sebuah radio harus ada pendengarnya. Jika ada radio tanpa seorang pendengar pun, maka disarankan radio itu tutup saja hehe peace.
5.        Music director
Bertugas memilihkan lagu yang pantas diputar diradio itu. Misalnya dalam sebuah radio ibu-ibu rumah tangga, music director tidak akan mungkin memasukkan lagu hardcore atau underground dalam list lagu radio tersebut.
6.       Production
Membuat spot Iklan.

Setelah kita tau siapa saja dibalik radio, semoga wawasan kita lebih bertambah dan bisa menjadi penyiar radio yang baik nantinya. Have a great try :)

Menjadi penyiar radio yang Berkarakter (part III)



1.    Power of voice
a.       Intonasi        : nada atau irama suara yang tepat
b.      Aksentuasi : penekanan dalam kalimat atau kata
c.       Akulturasi    : kejelasan pengucapan kalimat
d.      Phrasing       : jeda
e.      Stressing      : tekanan nada
f.        Inflexy          : perubahan nada sebuah kalimat, agar pendengar bisa membedakan mana kalimat tanya, kalimat perintah, dan kalimat-kalimat lainnya.
2.       Ekspressive       
 Yang berhubungan dengan empati dan simpati. Mungkin ketika pendengar bercerita maka seorang penyiar radio harus menanggapi dengan seksama, hal ini demi melakukan pendekatan emosi kepada pendengar.
3.       Attitude personality (Sikap)
Friendly atau bersahabat, open minded, ramah, sense of social, dan disiplin waktu juga masuk dalam sikap yang harus dibangun seorang announcer.
4.       Memiliki Integritas
Berwawasan luas dan memiliki banyak kosakata agar tidak tiba-tiba blank ketika siaran (terlebih ketika siaran tanpa skrip).
5.       Mind Management
Mengelola pikiran, agar pendengar merasakan apa yang kita rasakan. (contoh: penyiar radio bercerita tentang kemarin sore ketika kehujanan dan basah kuyup). Seorang penyiar radio harus bisa menggambarkan hanya dengan kalimat, hingga membuat pendengar mengerti, memahami, dan ikut masuk dalam cerita tsb.
6.       Orisinalitas
Mempunyai announcer idola boleh, asalkan jangan menjiplak karakternya. Jadilah dirimu sendiri, dengan suara mu sendiri yang telah dikeola dengan baik, dengan kepribadianmu sendiri yang asli, lama-kelamaan hal ini akan memunculkan karakter pribadi kita, yang tentu berbeda dengan lainnya. Make u are different and unique.

Have a great try:)

Tujuan seorang Announcer ( bagaimana menjadi penyiar radio yang baik ) PART II


Buat kamu yang pengen dan bercita-cita jadi seorang penyiar radio, pembawa acara, atau sejenisnya yang biasa kita sebut announcer, kamu musti tau dulu dong apasih tujuan seorang announcer itu dan bagaimana sih cara menjadi penyiar radio yang baik? Selama ini yang kita tahu seorang announcer mungkin hanya bertugas membawakan acara dengan sebuah tema tertentu, kemudian menghibur pendengar dengan kalimat-kalimat yang diselingi humor. Tapi tunggu dulu, ternyata ada tujuan-tujuan yang lain dan syarat-syarat lain untuk bisa menjadi announcer yang baik. Apasih itu? MarKiMak (mari kita simak)hehe
1.       To Information
Jelas sekali bahwa seorang announcer difungsikan untuk menyampaikan sebuah informasi. Lewat announcer, sebuah informasi akan dikemas dengan apik sehingga bisa lebih mudah dipahami dan diterima pendengar. Maka gunakanlah bahasa yang komunikatif seolah kita sedang berdialog dengan teman atau sahabat kita sehari-hari.
2.       To motivate
Give some tips, seorang announcer gak boleh pelit kasih saran atau quote. Maka tak jarang jika kita mendengar seorang announcer mengucapkan kalimat seperti ini “this is quote of the day, no body’s perfect in the world so keep fight and bla bla bla”. Motivasi bertujuan menciptakan kedekatan emosi antara announcer dengan pendengar. Mungkin si pendengar akan merasa mendapat dukungan dan spirit dari announcer tersebut. Hal ini sangat penting.
3.       To entertain
Yang ini juga sudah sangat jelas, bahwa seorang penyiar radio harus bisa menghibur pendengarnya, menjadikan pendengar bahagia. Kalau dalam dunia ekonomi, pembeli adalah raja, maka dalam dunia radio, pendengar adalah rajanya. Ketika pendengar mencurahkan isi hatinya yang sedang suntuk galau dan sebagainya maka seorang announcer harus bisa menghibur, bahkan announcer tersebut harus bisa seolah-olah merasakan apa yang pendengar rasakan. Mungkin ini yang biasa disebut dengan konsep berbagi rasa, jadilah seorang penyiar yang seperti pacar! Mendengarkan, memahami, setia, dan memberi solusi.
4.       To persuade
Penyiar radio juga harus mampu mempengaruhi orang untuk mengikuti apa yang ia sampaikan, poin ini masih bersangkutan dengan poin ‘to motivate’. Jangan sampai ketika seorang penyiar radio memberikan quote atau nasihat, malah mendapatkan cibiran atau bahkan sama sekali tak dihiraukan pendengar. Itu berarti usaha untuk memotivasi sudah dianggap gagal. Selain itu, to persuade disini juga sangat diperlukan ketika penyiar radio membacakan iklan. Buatlah aksentuasi yang tepat dan membuat pendengar tertarik hingga ‘terhipnotis’ dengan iklan yang kita bacakan.

Nah sekarang kita udah tau kan apa aja tujuan announcer. So, semoga nantinya kita bisa jadi seorang announcer atau penyiar radio yang baik. Have a great try:)  

28 Oktober 2012

Menjadi penyiar radio yang baik (part 1)


Setelah mengikuti saran ibuku buat ikutan kursus mc dan announcer akhirnya aku beranikan diri melangkahkan kaki menuju pintu gerbang kemerdekaan, tunggu tunggu ini kenapa jadi pembukaan UUD 45 ya? 
Yes, intinya aku mau cerita nih pengalamanku kursus mc dan announcer di elfara triple nine school (elfara 999). Pertama masuk, atmosfer bersahabat sudah melekat erat disini. Entah karena jiwa jiwa kita adalah jiwa social yang mudah banget bergaul ya, kita langsung kompak dan terbuka banget satu sama lain. 
So, we got all we wanted from this course :D
Inti pertama nya ketika kita ingin menjadi penyiar yang baik bukanlah hanya bermodal suara bagus saja. Kata guru ku sih gini, “memang modal suara yang easy listening itu penting, tapi suara bagus itu anugerah, so bukan berarti yang bersuara cempreng gak bisa jadi penyiar kan? Nah, jadi suara bagus itu bisa dilatih salah satunya dengan latihan pernafasan hingga menghasilkan suara perut.”
Nah masalah suara perut dan diafragma kita akan latihan di part selanjutnya.
Satu hal yang harus diketahui niners (panggilan buat pendengar elfara 999 radio, semacam radio imaginasi kita buat latihan hehe) bahwa hal ter-urgent untuk bisa menjadi penyiar yang baik adalah Siaran-lah dengan penuh SOUL. Jangan dibuat-buat, tulus dan berasal dari dasar hatimu, itu yang terpenting. Have a great try!