31 Oktober 2012

Siapa saja yang ikut andil dalam siaran radio? (radio part IV)


If you want to know who is behind the radio, lets watch together. 
Radio yang setiap hari berdengung-dengung dirumah atau dikamar mu itu, ternyata menyimpan banyak orang didalamnya.  Selama ini yang kita tahu hanyalah seorang penyiar radio (announcer) nya saja yang dengan setia menyapa, bercerita, dan berkicau sepanjang hari. Tapi ternyata dia tak sendirian, ada beberapa peran penting yang jika tidak ada mereka maka tidak ada juga sebuah radio berikut siarannya.
Inilah mereka:
1.       Penyiar
Tentu saja dalam sebuah radio harus ada penyiarnya bukan? Radio tanpa penyiar hanya akan memutar lagu sepanjang hari, itu juga akan sangat membosankan, bagaikan radio mati karena jika mendengarkan lagu saja itu bisa kita lakukan tanpa harus menyalakan radio .
2.       Operator/Gatekeeper
Tugasnya merekam data penelpon yang masuk dalam acara sebuah radio. Mungkin yang sering kita lihat juga di televisi ketika sebuah acara tebak berhadiah. Seorang operator bertugas mencatat data diri beserta alamat lengkap penelpon untuk mengantarkan hadiah, karena biasanya penyiar hanya akan menanyakan kota asal nya si penelpon saja.
3.       Produser
Bertugas menyiapkan skrip siaran, agar penyiar bicara sesuai dengan tema acara. Mungkin untuk penyiar yang sudah terbiasa tanpa skrip, produser hanya akan menyiapkan garis besar dari tema yang akan dibahas atau bisa disebut kerangka.
4.       Pendengar
Nah, radio tanpa pendengar namanya radio apa? Radio luar angkasa kali ya? :P
Jelas, sebuah radio harus ada pendengarnya. Jika ada radio tanpa seorang pendengar pun, maka disarankan radio itu tutup saja hehe peace.
5.        Music director
Bertugas memilihkan lagu yang pantas diputar diradio itu. Misalnya dalam sebuah radio ibu-ibu rumah tangga, music director tidak akan mungkin memasukkan lagu hardcore atau underground dalam list lagu radio tersebut.
6.       Production
Membuat spot Iklan.

Setelah kita tau siapa saja dibalik radio, semoga wawasan kita lebih bertambah dan bisa menjadi penyiar radio yang baik nantinya. Have a great try :)

Menjadi penyiar radio yang Berkarakter (part III)



1.    Power of voice
a.       Intonasi        : nada atau irama suara yang tepat
b.      Aksentuasi : penekanan dalam kalimat atau kata
c.       Akulturasi    : kejelasan pengucapan kalimat
d.      Phrasing       : jeda
e.      Stressing      : tekanan nada
f.        Inflexy          : perubahan nada sebuah kalimat, agar pendengar bisa membedakan mana kalimat tanya, kalimat perintah, dan kalimat-kalimat lainnya.
2.       Ekspressive       
 Yang berhubungan dengan empati dan simpati. Mungkin ketika pendengar bercerita maka seorang penyiar radio harus menanggapi dengan seksama, hal ini demi melakukan pendekatan emosi kepada pendengar.
3.       Attitude personality (Sikap)
Friendly atau bersahabat, open minded, ramah, sense of social, dan disiplin waktu juga masuk dalam sikap yang harus dibangun seorang announcer.
4.       Memiliki Integritas
Berwawasan luas dan memiliki banyak kosakata agar tidak tiba-tiba blank ketika siaran (terlebih ketika siaran tanpa skrip).
5.       Mind Management
Mengelola pikiran, agar pendengar merasakan apa yang kita rasakan. (contoh: penyiar radio bercerita tentang kemarin sore ketika kehujanan dan basah kuyup). Seorang penyiar radio harus bisa menggambarkan hanya dengan kalimat, hingga membuat pendengar mengerti, memahami, dan ikut masuk dalam cerita tsb.
6.       Orisinalitas
Mempunyai announcer idola boleh, asalkan jangan menjiplak karakternya. Jadilah dirimu sendiri, dengan suara mu sendiri yang telah dikeola dengan baik, dengan kepribadianmu sendiri yang asli, lama-kelamaan hal ini akan memunculkan karakter pribadi kita, yang tentu berbeda dengan lainnya. Make u are different and unique.

Have a great try:)

Tujuan seorang Announcer ( bagaimana menjadi penyiar radio yang baik ) PART II


Buat kamu yang pengen dan bercita-cita jadi seorang penyiar radio, pembawa acara, atau sejenisnya yang biasa kita sebut announcer, kamu musti tau dulu dong apasih tujuan seorang announcer itu dan bagaimana sih cara menjadi penyiar radio yang baik? Selama ini yang kita tahu seorang announcer mungkin hanya bertugas membawakan acara dengan sebuah tema tertentu, kemudian menghibur pendengar dengan kalimat-kalimat yang diselingi humor. Tapi tunggu dulu, ternyata ada tujuan-tujuan yang lain dan syarat-syarat lain untuk bisa menjadi announcer yang baik. Apasih itu? MarKiMak (mari kita simak)hehe
1.       To Information
Jelas sekali bahwa seorang announcer difungsikan untuk menyampaikan sebuah informasi. Lewat announcer, sebuah informasi akan dikemas dengan apik sehingga bisa lebih mudah dipahami dan diterima pendengar. Maka gunakanlah bahasa yang komunikatif seolah kita sedang berdialog dengan teman atau sahabat kita sehari-hari.
2.       To motivate
Give some tips, seorang announcer gak boleh pelit kasih saran atau quote. Maka tak jarang jika kita mendengar seorang announcer mengucapkan kalimat seperti ini “this is quote of the day, no body’s perfect in the world so keep fight and bla bla bla”. Motivasi bertujuan menciptakan kedekatan emosi antara announcer dengan pendengar. Mungkin si pendengar akan merasa mendapat dukungan dan spirit dari announcer tersebut. Hal ini sangat penting.
3.       To entertain
Yang ini juga sudah sangat jelas, bahwa seorang penyiar radio harus bisa menghibur pendengarnya, menjadikan pendengar bahagia. Kalau dalam dunia ekonomi, pembeli adalah raja, maka dalam dunia radio, pendengar adalah rajanya. Ketika pendengar mencurahkan isi hatinya yang sedang suntuk galau dan sebagainya maka seorang announcer harus bisa menghibur, bahkan announcer tersebut harus bisa seolah-olah merasakan apa yang pendengar rasakan. Mungkin ini yang biasa disebut dengan konsep berbagi rasa, jadilah seorang penyiar yang seperti pacar! Mendengarkan, memahami, setia, dan memberi solusi.
4.       To persuade
Penyiar radio juga harus mampu mempengaruhi orang untuk mengikuti apa yang ia sampaikan, poin ini masih bersangkutan dengan poin ‘to motivate’. Jangan sampai ketika seorang penyiar radio memberikan quote atau nasihat, malah mendapatkan cibiran atau bahkan sama sekali tak dihiraukan pendengar. Itu berarti usaha untuk memotivasi sudah dianggap gagal. Selain itu, to persuade disini juga sangat diperlukan ketika penyiar radio membacakan iklan. Buatlah aksentuasi yang tepat dan membuat pendengar tertarik hingga ‘terhipnotis’ dengan iklan yang kita bacakan.

Nah sekarang kita udah tau kan apa aja tujuan announcer. So, semoga nantinya kita bisa jadi seorang announcer atau penyiar radio yang baik. Have a great try:)  

LOMBA MENULIS CERPEN, ESSAY, DAN PUISI LINGKAR PUISI DAN PROSA – LEMBAGA BHINNEKA 2012 – ”Suarakan Hak-hak Perempuan”

25 October, 2012
by Lingkar Puisi & Prosa

Dunia dikejutkan oleh berita tentang seorang anak perempuan dari Pakistan berumur 14 tahun, Malala Yousufza. Gadis kecil ini tak berdaya, bergelimang darah, setelah ditembak oleh Militan Taliban di negara tempatnya menancapkan pemikiran-pemikiran cerdas dari kepala ranum yang berk
erudung indah. Apa yang membuat Malala menjadi sasaran kemarahan Militan Taliban ini? Gadis cemerlang ini menulis di dalam blognya dan aktif menyebarkan ide-ide tentang pendidikan bagi anak perempuan. Diapun mengkritisi kegiatan kelompok-kelompok militan di negaranya.

Seorang feminis, pegiat kemanusiaan dari India, Kamla Bhasin, menulis sebuah puisi yang berjudul “Because I am a girl I must study”. Puisi ini berbentuk percakapan seorang ayah dengan anak perempuannya mengenai mengapa si ayah harus menyekolahkan anak perempuannya, sedangkan dia mempunyai banyak anak lelaki yang lebih baik disekolahkan. Anak perempuan itu menjawab dalam salah satu argumennya, “Knowledge brings new light, so I must study. To make a world where girls belong, I must study”.

Kita tutup lembaran perjuangan Malala Yousufza dan Kamla Bhasin lalu melihat dan memikirkan kembali kasus-kasus pelanggaran hak-hak perempuan yang terjadi di Indonesia. Kasus yang menimpa Putri di Aceh seharusnya dapat menjadi cermin nurani bangsa Indonesia mengenai kemerdekaan perempuan Indonesia. Putri yang belia memilih bunuh diri demi menjaga nama baik keluarganya setelah difitnah menjual diri.

Berdasarkan petisi yang diajukan NH Handayani (change.org), tahun 2011 di Bengkulu terjadi perkosaan pada seorang siswi yang akan menghadapi ujian akhir. Pihak sekolah mengeluarkannya karena telah dianggap melakukan tindakan asusila dan membuat citra sekolah buruk. Proses mediasi telah diupayakan dan mendapatkan dukungan dari beberapa lembaga non pemerintah dan pemerintah seperti KPAI, Kementerian PP & PA, Kepala Badan PP & PA namun tak digubris pihak sekolah. Alasannya adalah sekolah memiliki otonomi untuk mengambil keputusan terkait dengan peraturan di sekolahnya. Tanggal 8 September 2012 dan 8 Oktober 2012 terjadi kasus yang sama di Jawa Timur dan Depok. Dalam kasus ini, korban perkosaan seharusnya mendapat dukungan dan penerimaan masyarakat agar dapat melanjutkan pendidikan dan hidupnya, namun sering kali terjadi sebaliknya, korban malah diintimidasi dan dikucilkan.

Anggota Lingkar Puisi dan Prosa yang secerah mentari,

Para admin Lingkar Puisi dan Prosa – Lembaga Bhinneka terinspirasi dengan keteguhan Malala yang muda dan ketajaman Kamla Bhasin nan senja dalam menyuarakan pendidikan bagi kaumnya, keputusan Putri untuk menjaga nama baik keluarga dan stigma-stigma pada korban pemerkosaan memunculkan banyak pertanyaan seperti:

Apakah yang terjadi di negara Malala sedang terjadi pula di sekitar kita?

Apa yang bisa kita usahakan untuk menyuarakan kepedulian kita terhadap maraknya kekerasan dan kesenjangan penerimaan hak pada perempuan di Indonesia?

Apa yang bisa kita usahakan untuk menyuarakan kepedulian kita terhadap perempuan Indonesia di dalam dan di luar negeri?

Bagaimana stereotype masyarakat Indonesia mengenai kemerdekaan perempuan Indonesia?

Mari jawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan mengirimkan karya anda melalui Lomba Puisi dan Cerpen yang kami selenggarakan dengan tema: Suarakan Hak-hak Perempuan”

Ketentuan Lomba:

A. Ketentuan Umum

1. Lomba dibuka untuk umum (WNI/WNA) dan naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia.

2. Peserta telah bergabung dalam grup Lingkar Puisi dan Prosa – Lembaga Bhinneka dan twitter @LembagaBhinneka.

3. Waktu pengumpulan naskah : 1 November 2012 (00.00 WIB) – 1 Desember 2012 (Pukul 20.00 WIB.)

4. Peserta wajib menyebarluaskan informasi lomba ini.

5. Peserta hanya boleh mengikuti satu jenis lomba dan mengirim satu naskah terbaik.

6. Karya merupakan karya asli bukan saduran dan belum pernah dikirim dan diikutkan pada lomba atau media massa.

7. Peserta mengirim dua file dalam satu email. File pertama berupa naskah yang diikutkan dalam lomba. File kedua berisi biodata narasi.

8. Naskah Cerpen dan Essay dikirim ke email Lembaga Bhinneka lingkarpuisiprosa@gmail.com dalam attachment dengan subjek Nama-Judul-Jenis Lomba (C/E), sedangkan naskah Puisi dikirim ke email artherpantherolii@yahoo.co.id dengan subjek Nama-Judul (Puisi).



B. Ketentuan Khusus

1. Cerpen

a. Naskah diketik pada kertas A4 dengan margin 4-4-3-3 (Kanan-Atas-Kiri-Bawah), jenis huruf Times New Roman 12 (tidak ada perbedaan jenis dan ukuran huruf dalam bagian naskah), dan spasi 1,5.

b. Panjang naskah 4-10 halaman.

2. Essay

a. Naskah diketik pada kertas A4 dengan margin 4-4-3-3 (Kanan-Atas-Kiri-Bawah), jenis huruf Times New Roman 12 (tidak ada perbedaan jenis dan ukuran huruf dalam bagian naskah), dan spasi 1,5.

b. Panjang naskah 1-4 halaman. c. Naskah dilengkapi dengan daftar referensi bila naskah berisi data atau teori.

3. Puisi

a. Naskah diketik pada kertas A4 dengan margin 4-4-3-3 (Kanan-Atas-Kiri-Bawah), jenis huruf Times New Roman 12 (tidak ada perbedaan jenis dan ukuran huruf dalam bagian naskah), dan spasi 1.

b. Panjang naskah 1 halaman.



C. Pengumuman Hasil Lomba dan Hadiah

1. Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 8 Januari 2013

2. Hadiah

Juara 1 : Rp. 400.000,00 + Buku

Juara 2 : Rp. 200.000,00 + Buku

Juara 3 : Rp. 100.000,00 + Buku

Sertifikat untuk 5 besar masing-masing jenis lomba.





Selamat berkarya!

TIM PELAKSANA LOMBA

Koordinator Lomba : Dianna Firefly

1. Cerpen : Tha Artha dan Haz Algebra

2. Puisi : Arther Panther Olii dan Dianna Firefly

3. Essay : Do Ro dan Hendri Yulius

(Pertanyaan dan lain-lain ditujukan melalui grup Lingkar Puisi dan Prosa – Lembaga Bhinneka)



Salam,

ADMIN LPP-LB

28 Oktober 2012

Menjadi penyiar radio yang baik (part 1)


Setelah mengikuti saran ibuku buat ikutan kursus mc dan announcer akhirnya aku beranikan diri melangkahkan kaki menuju pintu gerbang kemerdekaan, tunggu tunggu ini kenapa jadi pembukaan UUD 45 ya? 
Yes, intinya aku mau cerita nih pengalamanku kursus mc dan announcer di elfara triple nine school (elfara 999). Pertama masuk, atmosfer bersahabat sudah melekat erat disini. Entah karena jiwa jiwa kita adalah jiwa social yang mudah banget bergaul ya, kita langsung kompak dan terbuka banget satu sama lain. 
So, we got all we wanted from this course :D
Inti pertama nya ketika kita ingin menjadi penyiar yang baik bukanlah hanya bermodal suara bagus saja. Kata guru ku sih gini, “memang modal suara yang easy listening itu penting, tapi suara bagus itu anugerah, so bukan berarti yang bersuara cempreng gak bisa jadi penyiar kan? Nah, jadi suara bagus itu bisa dilatih salah satunya dengan latihan pernafasan hingga menghasilkan suara perut.”
Nah masalah suara perut dan diafragma kita akan latihan di part selanjutnya.
Satu hal yang harus diketahui niners (panggilan buat pendengar elfara 999 radio, semacam radio imaginasi kita buat latihan hehe) bahwa hal ter-urgent untuk bisa menjadi penyiar yang baik adalah Siaran-lah dengan penuh SOUL. Jangan dibuat-buat, tulus dan berasal dari dasar hatimu, itu yang terpenting. Have a great try!

20 Oktober 2012

Tangis bayi dalam gendong pengemis


Asap panas dan debu menyaksikan 
Asap panas dan debu memang buta tuli dan bisu
Tapi mereka benda mati yang lebih peka dari manusia
Mereka jauh lebih bisa merasakan kegetiran yang melengking lewat tangis bayi tak berdosa
Hendaknya matahari tak bersinar siang ini
Kehendaknya matahari mau bersembunyi
Namun iyakah itu bisa terjadi?
Dia hanya ingin bayi kecil itu berhenti merengek minta susu asi
Bayi itu kehausan ditengah kepul asap knalpot dan tampar panas aspal jalanan
Sayang ibunya tak mengeluarkan asi
Bayi itu kembali menangis lagi
Dia hendak menjeritkan pada seisi mayapada
Bahwa ia haus
Bahwa ia lelah
Bahwa ia sesak dalam gendong batik jogja merah pudar
Dia ingin berlari menuju kran dan meneguk berliter air
Hendak angin berhembus membelai ubun yang terpanggang
Namun apa daya angin hanya mengikuti alur alam.
Dia tak punya trek,
Jalurnya hanya dua, takdir dan kenyataan.
Bayi mungil kembali meraung, menjerit, dan airmata tak berharga satu sen pun
Tak pernah ia minta dilahirkan dan masuk dalam gendong pengemis miskin
Kalaulah boleh pesan, ia pasti memilih jadi bayi dalam mobil berkaca hitam pekat ber-AC nyaman
Yang dengan angkuh nya memberikan sedekah lewat sela kaca mobil
Ternyata hanya receh.
Bayi itu kembali menangis./20.10.2012
Bung karno: kami menggoyangkan langit dan menggelorakan samudra agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari dua setengah sen sehari. bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. 

Doa penjemur gabah

http://berlinsianipar.wordpress.com/2012/04/26/menjemur-padi/

Terik mengigit
Matahari kian menjadi-jadi membakar angkasa
Tanah mendidih melumpuhkan akar akar yang merambah
Mungkin bus kota juga salah satu saksinya
Saksi bisu suasana gerah dan panas menggelora
Mungkin ribuan nyawa serempak mengibaskan keluh dan menyapu peluh
Tapi tunggulah sejenak
Ada senyum simpul ditengah umpatan kalian pada alam
Senyum bahagia para petani
Senyum gembira gabah telah kering dan tak ada basah yang bisa membuat padi berjamur basi
Senyum senang melihat gabah segera masuk mesin penggiling
Inilah keseimbangan yang memang seharusnya terjadi
Ketika manusia sibuk mencaci hawa
Maka ada hembusan lega
Ada gelak syukur disana
Doa penjemur gabah terkabul
Panas mentari menjadi saksi

Terimakasih Tuhan, Panas yang membakar kulit ini kuyakin mampu mengeyangkan perut kami esok hari, karena gabah telah kering kemudian siap digiling. Kehidupan kami akan terus berlanjut:)20.10.2012/hamidah


19 Oktober 2012

imajinasiku melayang


Dibalik rimbun dedaunan itu ada angin
Yang menyelinap diam diam tak bersuara
Membelai sekujur batang, dahan, dan daunnya.
Dibalik hijau sampoerna dedaunan itu ada gemuruh,
Buih yang menjelma tiada, Setelah sebelumnya ada.
Ada matahari yang terik sorenya begitu merona dan lebih dari kata romantis.
Ada berjuta cerita dibalik dedaunan dan pohon.
Ada sejoli yang sedang mengukir nama mereka berdua,
Bahkan pohon rela tersiksa
Demi membahagiakan seorang yang sedang dirundung cinta.
Bahkan pohon rela menjadi saksinya,
Bahwa cinta mereka abadi terpatri dalam batang yang terus menua.
Dibalik sayup senja dan tajam bau pasir pesisir, aku berjalan
Mengamati sore yang menjelma malam
Imajinasiku melayang-layang
Sampai keatap. mengetuk nirwana
tak sanggup kembali keasal
/hamidahsemi

sejenak mereguk nafas


Kemudian aku menelanjangi lagi seisi kota.
Membiarkan angin tipis perlahan membelai ubunku.
Aku rindu suasana kedamaian.
Bukan makam, bukan pula rumah sunyi tak bertuan.
Tapi kedamaian, bukan kematian,
Tapi kehidupan dalam keadilan.
Sengsara mendekap jantung hati kami,
Harus rela begini demi memenuhi hasrat nafsu pemimpin tak punya hati.
Kemudian aku beranjak,
Sari satu rumput menginjak lainnya,
Satunya lega, yang satu lagi merintih.
Aku tak mau memijak mereka,
Namun entah,
Yang ada disini tak sengaja kulukai.
/hamidahsemi