Ia dengar kepak sayap kelelawar dan guyur sisa hujan dari daun,
karena angin pada kemuning. Ia dengar resah kuda serta langkah pedati
ketika langit bersih kembali menampakkan bimasakti, yang jauh. Tapi di antara mereka berdua, tidak ada yang berkata-kata.
Ia ucapkan perpisahan itu. Ia melihat peta, nasib, perjalanan dan sebuah peperangan yang tak semuanya disebutkan.
Lalu ia tahu perempuan itu tak akan menangis. Sebab bila esok pagi
pada rumput halaman ada tapak yang menjauh ke utara, ia tak akan mencatat yang telah lewat dan yang akan tiba, karena ia tak berani lagi.
Bulan pun lamban dalam angin, abai dalam waktu.
Lewat remang dan kunang-kunang, kaulupakan wajahku,
kulupakan wajahmu.
- Asmaradana, Goenawan Mohamad
11 September 2011
8 September 2011
kehabisan TEMPAT
Saat waktu ini masih dalam genggaman mu, nikmatilah sebaik mungkin.
Cara menikmati waktu adalah beda satu sama lainnya.
Ada yang menikmati waktu dengan mencintai orang disekitarnya, ada yang dengar belajar, ada yang dengan tidur pulas dan memilih diam tak mencari masalah atau perkara.
Kenapa aku mengatakan ini? Sesungguhnya ada rahasia besar dalam diriku, yang kurahasiakan dari diriku sendiri. Aku tak mau diriku tau tentang sejarah buruk ini, sejarah pahit nan getir ini. Tuhan.... tidakkah aku terlihat sedang mengemis maaf pada yang telah kusakiti? Tidakkah aku sudah menampakkan penyesalanku yang mendalam?
Tuhan... aku menyesal. Aku menyesal telah melakukan kebodohan yang seolah itu kesalahan paling fatal dimuka bumi. Tuhan... aku ingin meneriakkan penatku ke angkasa, habis sudah kesabaran menghadapi diriku sendiri. Meluaplah angkara murka, aku ini memang dungu mengatur hidup ku sendiri.
Aku kehabisan tempat untuk meluapkan segala kecewa ini. Pada siapa akan kuceritakan kesedihan, jika manusia tak bisa menjaga rahasia. Jika diriku sendiri ku biarkan menutup telinga agar dia tak tahu tentang kebusukan ini. Ingin kuceritakan pada Tuhan, sedang Alloh kecewa denganku yang bengal dan tak menuruti aturan.
”Kau bilang kau tak suka punya musuh dan kau minta semua menjadi kawan, tapi apa yang kau lakukan mid!!!! Buka matamu tolol, kau ciptakan duri dan kau tusukkan pada orang lain dengan sengaja, kau bawa belati dan kau goreskan itu dengan perlahan tapi pasti. Gila, setan mana yang telah meracunimu hingga menguasai pikiranmu, menjadikan mu licik dan jahanam? Sudahlah mid, hentikan kebodohan-kebodohanmu, jadilah manusia baik, jangan lagi kau menyakiti orang.”
”Tidak! Bukan, aku tak menyakiti mereka, itu hanya kekhilafan dan ketidak sengajaan....! aku sudah mengatakan sesal.”
”Otak udang, apa kau pikir dengan maaf semuanya akan berakhir? tidak mid, tidak! Mereka masih sakit hati dan terlebih mereka dendam.”
”Aku tak bermaksud menyakiti mereka, aku benci permusuhan, aku ingin kedamaian. Tapi entah kenapa, seolah tak bisa kucegah tiba-tiba saja arus hidup ini membawaku pada cerita yang bermuara seperti itu. Takdir yang menjadikan mereka membenciku, bukan aku. salahkan takdir!!!!”
”Jangan malah berontak, kau ini sudah salah malah makin menjadi-jadi. Sekarang sujudkkan kepala mu menyentuh tanah. Mintalah maaf atas segala yang telah kau lakukan, kebohongan, adu domba, kebencian, dendam, dan semua hitam yang tengah menyelimuti hatimu. Leburlah semua nya, mid. Bukankah kau mengidamkan kebahagiaan?”
”Ya, aku sudah terlalu banyak dosa. Maaf Ya Alloh Ya Tuhan, akulah dungu yang tak tahu apa-apa. Maafkan aku semua nya, maaf jika aku telah melakukan kesalahan pada kalian. Sesungguhnya ini bukan hanya tulisan, ini benar terungkap dari dasar hatiku yang sedang menjerit penuh penyesalan. Maaf.... maaf .... maaf.... maaf..... maaf.... aku sungguh menyesal..... maaf kan semua kesalahanku, aku tahu aku telah banyak melakukan salah.... maaf.... maaf.......”
*semoga Tuhan dan kalian yang kuanggap teman, mendengar doaku. Amin
5 september 2011, i wanna cry!!!!!
Ternyata bulan Kesepian
Bulan itu bukan bulan purnama. Tapi kenapa nampak begitu sempurna?
Pelataran langit yang hitam begitu serasi dengan merah dan kuningnya.
Wangi bulan memang tak tercium sampai diatas tanah tempatku berinjak ini, tapi warnanya yang merona selalu membuat semua benda langit iri melihatnya.
”Bulan tak ubahnya tumbuhan parasit, dia menopangkan hidupnya pada matahari”
”Kecantikan cahaya bulan hanyalah bohong belaka. Itu imitasi.”
”Bulan mengemis cahaya pada mentari”
”Bulan itu manja, dia tidak mandiri.”
Begitulah kiranya ucap benda langit lainnya yang iri dan dengki dengan anggun dan menawannya rembulan.
Tapi tidak denganku, terkecuali aku. Aku memang iri dengannya, aku selalu bertanya-tanya kenapa dia rajin dipuja dan dipuji seolah tak ada cacat secara kasat mata. Pujangga tak letih menyebutnya dalam setiap bait puisi yang dituliskan.
Rembulan... rembulan... sebegitu beruntungkah dirimu disana? Bagaimana jika sekali-kali kau turun kebumi dan aku yang naik kesana. Sepertinya kau juga perlu merasakan aroma tanah, dan tak melulu menggantung di atap langit sambil menatap sedih kearah bumi. Bukankah kamu kesepian disana? Tak banyak bintang yang mau bercerita dan bercanda gurau denganmu kan? mereka para bintang lebih banyak disibukkan dengan kumpulannya untuk membentuk sebuah rasi dan penunjuk arah bagi para nelayan.
Bulan... turunlah sejenak kemari, biar aku saja yang berdiri disana, kurasa justru aku yang lebih butuh menyendiri :(
Ternyata bulan kesepian
Hamidah 27 agustus 2011, 19:35 wib
Happy Ied Mubarak 1432 H
Tahun ini tak ada yang berbeda dengan lebaran-lebaran tahun lalu. Masih di tanah Malang yang sarat akan kedamaian dan kebersamaan. Saya terlalu mencintai malang , walau ada yang memaki ”shit, malang kota sialan, dingin banget!” hei... lets move your shoes and go out from here! hahaha
Pagi hari di Idul Fitri kali ini kita se Kota Kepanjen berduyun-duyun pergi ke Masjid Agung Baiturrahman, kemudian melaksanakan shalat dengan khimad. Seuisai sholat kita saling maaf-maafan kerumah tetangga. Saudara-saudara dekatku datang semua kerumah dan kita makan ketupat bersama. Ihi, asik banget. Ditambah banyak adik keponakan ku yang datang dengan insiden2 cadas dan berdarah nya, lho? mereka serem2 sih kalo bercanda. main pukul, main tendang.. ckckckHari kedua dan ketiga, keluarga ku masih stay dirumah dan silaturrahmi ke temen deket, dan para kyai(sekalian minta doa gitu ceritanya). Baru di hari keempat, kita ke Kota Batu buat halal bi halal keluarga Nganjuk. Tahun ini emang kota Batu yang dipilih buat acara halal bi halal, soalnya dari tahun kemarin pasti di Nganjuk muluuu….
Hari ke lima nya, ada halal bi halal dari keluarga Ibuku diKediri, ah… capek aku perjalanan terus…! Akhirnya aku milih dirumah aja, dengan alasan pusing dan mual. Hehehe, selanjutnya aku malah ikutan halal di halal di SDku tercinta, namanya SD NU. Ketemu buaaaanyak temen lama, mereka nggak banyak berubah. Yang cowok tetep cakep, yang cewek tetep cantik, aseeek……..!!!
Kita saling berebut cerita. Menceritakan kejadian-kejadian lucu konyol aneh dan gokil selama kita menuntut ilmu 6 tahun lamanya. Mulai dari ada yang ngompol, ada yang marah-marahan, sampai cerita cinta monyet, ceilaa.
Acara mulai jam 8 pagi, aku pulangnya jam setengah 2-an, itupun belum langsung pulang, main dulu kerumah temen sampe ashar. Baru abis asar kita silaturrahmi kerumah guru-guru SMP. Wii, nyampe rumah habis isya.
Tapi seruuu, menyenangkan sekali kalo hidup kayak gini terus. Maaf-maafan, tiap masuk rumah orang dikasih minum sama jajan, gak ada dendam, bebas musuh dan satu lagi yang gak boleh dilupakan….yaitu li-bu-ran! Kakakakakka. It’s the most important thing, libur adalah hal terseru! Gak mikir pelajaran, gak sibuk ulangan, dan otak bawaan nya enjoy aja. Udah kayak slogan rokok gitu ya hahahah.
Over all, lebaran kali ini seru. Semoga semua salah dilebur, semoga semua dendam terhapus. Kembali ke fitrah, dan akan fitrah selama nya sampai 11 bulan kedepan hingga bertemu Ramadhan lagi, amiiin.
Mohon maaf lahir dan bathin, jujur kuakui pasti aku banyak salah. Dimaafkan ya. hidup udah susah kenapa dibikin makin susah dengan dendam2an, yoi gak!
27 Agustus 2011
mimpi
kenapa dengan mimpi?
akhir-akhir ini aku banyak memimpikan sesuatu yang membuatku sangat takut akan menjelma nyata.
malam... kenapa merangkak begitu lambatnya? lekaslah pulang jika sudah tak ada yang kau kerjakan. malam hanya membuatku ngeri dan bergidik ketakutan.kemarin aku bermimpi hal yang sudah sering kualami, namun hal itu tak mau kualami lagi.
alam bawah sadarku sepertinya memperingatkanku, jangan terlalu bahagia dengan keadaan ini, tengoklah lagi airmata yang sudah banyak kali berjatuhan. jangan terlena dengan keadaan ini, karena akan datang saat aku kembali terinjak dibawah.
mimpi tak selama nya buruk ya. hanya saja dia menyeramkan. hiii
akhir-akhir ini aku banyak memimpikan sesuatu yang membuatku sangat takut akan menjelma nyata.
malam... kenapa merangkak begitu lambatnya? lekaslah pulang jika sudah tak ada yang kau kerjakan. malam hanya membuatku ngeri dan bergidik ketakutan.kemarin aku bermimpi hal yang sudah sering kualami, namun hal itu tak mau kualami lagi.
alam bawah sadarku sepertinya memperingatkanku, jangan terlalu bahagia dengan keadaan ini, tengoklah lagi airmata yang sudah banyak kali berjatuhan. jangan terlena dengan keadaan ini, karena akan datang saat aku kembali terinjak dibawah.
mimpi tak selama nya buruk ya. hanya saja dia menyeramkan. hiii
26 Agustus 2011
Edisi BukaBersama
Jum’at,19 Agustus 2011.
Bulan ramadhan nya anak muda emang nggak pernah sepi sama yang namanya buber alias buka bersama. Pasti adaaa aja jadwal buber di sana-sini.
Nah kali ini giliran anak-anak XII IPS yang bergaya, lho?
XII IPS itu adalah IPS angkatanku. warga MAN 3 Malang.
Hari ini buka bersama XII IPS 1 dan IPS 2. Seruuuuuuu! Udah makan rame2, ketawa rame2. Menu nya ikan sama ayam, takjil nya es buah. Habis itu kita makan gorengan, asik asik asik.
Tapi sayangnya, anak-anak pada banyak yang nggak peka sih... masak lokasi depan kelas yang kita sulap jadi tempat buka bersama kan kotor banget ya, e.. malah ditinggal gitu aja habis makan, padahal masih banyak banget sampah yang berserakan. Akhirnya, yang masih perhatian dengan keadaan koridor yang kotor-pun lekas ambil sapu dan membersihkan rame2 (gak rame sih, mana ada ceritanya bersih2 atas kesadaran sendiri dengan rame2?heehe)
Pulangnya kita mau mainan mercon dulu. Nah kita patungan nih beli merconnya, tapi tetep dong... siapa lagi sang pengucur dana terbanyak kalo bukan Rama Herlambang. Yang lain patungan 5rb, spesial dari Rama 20rb, hehehe dermawan.
Sambil nungguin anak cowoknya beli mercon, aku gilir motor anak-anak. Semua aku naikin, dan semua aku coba, aku bonceng ima juga, cuman muter ITN sama muter TMP. hehee
Kereen, apalagi pas motornya Feri, motornya kan motor modif jadi haha sekali2 gaya pakek motor modifan doong. Pas dijalan aku bilang ke ima
”Ini malu-maluin banget ya Pluk, masak motornya udah sangar gini, jalannya cuman 20.” Si Ima langsung ketawa ngakak bareng aku, sambil menyusuri jalanan Kota Malang yang dingin dan seru. Langsung aku gas deh tuh motor, suara knalpotnya bikin geli, dan yang makin bikin geli lagi ya jok nya motor itu, katanya Feri ’jok nakal’. (lhoo, wa hayo jangan aneh2 *lirikan curiga)
Jam udah nunjukin pukul setengah sembilan malam. Udah ninggalin sholat jamaah tarawih demi mercon dan teman-teman yang seru dan asik, hahahahhha. Semua mercon udah habis dinyalain, meletup-letup diatas dengan suara khasnya yang kayak bom. Kami pulang deh kerumah masing-masing.
Tapi ceritaku, belum habis sampe disitu aja. Soalnya sial, pas aku pulang kerumah, ternyata gak ada orang. Sepasang suami istri dan anak lucunya yang selama ini tinggal bersama denganku (red:kakak ku, wkwkw) ternyata keluar jalan-jalan. Aku yang lagi nggak bawa kunci musti melongo dulu depan pintu. Walhasil untuk kedua kalinya aku harus bobol jendela kamarku dan manjat.
Hoah... tapi seruuu.......! Kalo, setiap hari gitu-gitu terus, main sama temen-temen yang lengkap tanpa harus ada cerita anak-anak yang dikeluarin dari sekolah. Setiap hari teriak-teriak, bebas, lepas, nggak mikirin manusia-manusia aneh yang terkadang sungguh menganggu dan merusak hidupku yang dulunya tentram, pasti asik. Hah...sudahlah, let it flow, everything will be over. Keep smile, and say welcome to your examination. (strange man or strange women just disturb your life, they just a dog who lick your shoes, haahhaahahahahahahahaha!)
Selamat buka, selamat ramadhan, dan selamat hari raya idulfitri. Gimana cerita tentang ramadhan kali ini?
20 Agustus 2011
18 Agustus 2011
What Happen Indonesia?
oleh: Hamidah Izzatu Laily
Kulompatkan pandanganku dari langit menuju sebuah pelataran sempit dikiri jalan. Beranda yang berantakan, dengan barang-barang pecah yang porak-poranda. Dari depan, rumah itu masih terlihat normal. Namun jika ditengok sedikit kebelakang, maka akan kau temukan sebuah dapur dengan temboknya yang hitam legam penuh abu dan sudah jebol tak karuan.
Itu rumah majikan Tutik, seorang wanita paruh baya yang menjadi perawan tua.
aku yang kedua
Aku memaksa aku untuk menjadi aku yang bukan aku inginkan. Aku menjadi egois dalam diriku sendiri. Aku tak memperdulikan keakuan ku.
Aku membunuh ke akuan asliku dan menghidupkan ke akuan palsuku.
Membiarkan hidupku dijalankan oleh aku yang bukan aku. Menjelma menjadi aku dan sebenarnya dia bukan aku.
Lalu dimana aku yang aku?
Dia telah mati, dan kini sedang berada diliang lahat aku. Semua menjadi kepalsuan yang diciptkan oleh aku yang kedua, aku yang bukan diriku.
Pasar = Sabar
Hari ini hari cerah, minggu pagi yang indah dan penuh kedamaian, kubuka tirai jendela dan kulihat hamparan sabana yang menghijau dan kicau burung yang merdu, dipadu dengan irama gesekan ranting juga alunan dawai pagi yang terdengar begitu serasi dan penuh damai. (lebaaay. Nggak segitunya kale) Nggak-nggak, yang barusan tadi cuman ilustrasi pengantar, yang aneh. Hehe.
Lebih benarnya, minggu pagi ini adalah bulan puasa, aku diajak Ibuku pergi ke pasar dekat rumah untuk belanja keperluan buka dan sahur. Bawaan nya emang ogah mulu, tapi ya gimana lagi? durhaka dong kalo nggak nurut, ceilee.
p-a-s-a-r, udah pada sering denger kan kalian-kalian?
Nah dalam ilmu ekonomi, pasar diartikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli yang kemudian melakukan transaksi atau juga tawar menawar. Yes all right!
Nah dalam ilmu ekonomi, pasar diartikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli yang kemudian melakukan transaksi atau juga tawar menawar. Yes all right!
Tapi dalam benak kita, pasar tradisional tak ubahnya sebuah tempat kumuh yang sarat akan kuman. Dengan ratusan manusia berkeringat yang berjejalan, ramai, bising, ditambah lagi aroma sampah, ikan, ayam, juga tanah becek bekas hujan.
Satu yang membuat kita para generasi muda untuk malas pergi ke pasar adalah kejorokan yang identik dan melekat erat bagai lem dan perangko, pada sosok pasar itu sendiri.
Walhasil, anak muda yang katanya trendy dan kece-kece pada ogah banget kalo musti nginjekin kaki ke pasar tradisional, mereka lebih memilih dandan cakep dengan sepatu high heels pergi ke mal-mal gede yang so pasti harum dan wangi, ber-AC, plus diiringi irama lagu-lagu hits anak muda.
Kita itu sebenernya warga Indonesia tradisional lho guys, gak seharusnya kita tergerus jaman. Harusnya malah kita yang mengimbangi perkembangan dunia atau modernisasi dunia dengan ketradisionalan yang kita punya. Kalo kita mau sedikit melirik pasar, sebenarnya ada segudang keistimewaan yang terselip didalamnya dibanding mall-mall ber-AC.
Pasar ditinjau dari segi harga bisa dipastikan jauh lebih murah dibandingkan harga barang-barang mall, dan kualitasnya juga gak kalah, kalo kita bener-bener mau milih.
Pasar emang panas dan gerah, tapi hei... inget olahraga brooo! Naik tangga pasar jauh lebih bikin sehat ketimbang dimanja oleh eskalator atau lift. Pasar juga meminimalisir dampak-dampak negatif dari penggunaan elektronik yang berlebihan seperti yang dilakukan mall, contohnya AC. Cukup dengan angin alami udah bikin segeer.
Masih banyak lagi keistimewaan pasar tradisional, bahkan tanah beceknya yang berkuman pun ada manfaatnya lhoo. Kalo nggak ada tempat sekotor itu, pabrik sabun bakal banyak yang gulung tikar, kan semua udah pada bersih, siapa yang bakal beli sabun banyak-banyak?hahahah.
So guys, mari hargai dan cintai ketradisionalan indonesia . Sekali-kali ke mall ya emang boleh lah biar nggak jadul-jadul amat, tapi jangan lupakan nenek moyangnya mall ya, yaitu si Pasar Tradisional.
HamidahIzzatuLaily. Agustus2011
Langganan:
Postingan (Atom)

